Rainfall Monitoring · sub-informasi

Laporan Hujan Harian

Akumulasi hujan harian per kabupaten/kota menggunakan data GSMaP. Pilih produk GSMaP (Now, Near Real-Time, atau Standard) untuk melihat estimasi curah hujan berdasarkan jenis produk yang tersedia.

Periode akumulasi 08.00 WIB hari sebelumnya - 07.00 WIB hari berjalan
Frekuensi pembaruan Sekali sehari
Satuan mm/hari
Agregasi ruang Rata-rata areal kabupaten/kota

Ketiga produk memantau kejadian hujan yang sama dengan pendekatan pengolahan dan latensi yang berbeda — dari nowcast hingga reanalisis satelit penuh. Selisih antar produk adalah ukuran ketidakpastian, bukan kesalahan salah satunya.

Pilih produk GSMaP

Mulai dari sini

  1. Pilih salah satu produk di atas. Belum yakin? Mulai dari GSMaP NRT — cukup mutakhir (tertinggal ±4 jam) dan cukup andal untuk gambaran harian.
  2. Pada halaman produk, lihat peta: makin gelap warnanya, makin besar hujan hari itu. Klik kabupaten/kota mana pun untuk melihat angka rincinya.
  3. Gunakan pemilih tanggal untuk menengok 7 hari terakhir, dan tabel peringkat untuk melihat wilayah paling basah.
Istilah pada halaman ini
mm/hari
Tinggi genangan air hujan seandainya tidak meresap atau mengalir — 10 mm berarti setinggi 1 cm merata di seluruh wilayah itu dalam sehari.
Hujan harian (07.00–07.00 WIB)
Jumlah hujan sejak pukul 07.00 kemarin sampai 07.00 hari ini — konvensi yang sama dengan pengukuran penakar hujan di Indonesia.
Rata-rata areal
Satu angka per kabupaten/kota adalah rata-rata seluruh wilayahnya; hujan lokal di satu kecamatan bisa lebih tinggi dari angka ini.
Satelit (GSMaP)
Estimasi hujan dari satelit milik JAXA (Jepang) yang memindai Indonesia tiap jam — bukan pengukuran langsung di darat, sehingga berupa perkiraan terbaik, bukan angka mutlak.

Sumber dan pengolahan data

Produsen data
Logo GSMaPJAXA Global Rainfall Watch (GSMaP), Earth Observation Research Center (EORC), JAXA (laman resmi ↗)
Resolusi asal
0,1° × 0,1° (±11 km), resolusi temporal 1 jam.
Zona waktu
Seluruh waktu ditampilkan dalam WIB (UTC+07:00).
Unduh data
Berkas hujan satelit GSMaP jam-jaman yang menjadi dasar seluruh peta pada modul ini tersedia untuk diunduh dan dipakai ulang. Data merupakan hasil ekstraksi GSMaP yang dilakukan HESLab khusus untuk wilayah Indonesia dan disediakan dalam format NetCDF. Unduh data hujan satelit jam-jaman ↗
Rujukan
Kubota, T. et al. (2020). Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP) Products in the GPM Era. In: Satellite Precipitation Measurement, Springer.

Pengembang dan kontributor

Pengembang
Nurul Fajar Januriyadi, Ph.D.
Kontributor
Idham Riyando Moe, Ph.D. (idham.moe (at) gmail.com)
Kontak
nurul.fj@universitaspertamina.ac.id atau heslab.uper@gmail.com