Rainfall Monitoring · sub-informasi
Laporan Hujan Harian
Akumulasi hujan harian per kabupaten/kota menggunakan data GSMaP. Pilih produk GSMaP (Now, Near Real-Time, atau Standard) untuk melihat estimasi curah hujan berdasarkan jenis produk yang tersedia.
Ketiga produk memantau kejadian hujan yang sama dengan pendekatan pengolahan dan latensi yang berbeda — dari nowcast hingga reanalisis satelit penuh. Selisih antar produk adalah ukuran ketidakpastian, bukan kesalahan salah satunya.
Pilih produk GSMaP
GSMaP NOW
Estimasi hujan hampir seketika — latensi mendekati 0 jam. Pendekatan nowcasting: ekstrapolasi citra satelit terkini tanpa koreksi data penakar hujan permukaan.
Data terakhir: Jumat, 2 Oktober 2026 02GSMaP NRT
Tersedia sekitar 4 jam setelah kejadian hujan. Pendekatan pemrosesan cepat data multi-satelit; belum dikoreksi dengan penakar hujan permukaan.
Data terakhir: Jumat, 2 Oktober 2026 03GSMaP Standard
Tersedia sekitar 3 hari setelah kejadian hujan. Produk Standard (MVK versi 8): pemrosesan penuh gabungan multi-satelit gelombang mikro dan inframerah dengan penapisan Kalman, tanpa koreksi penakar hujan permukaan.
Data terakhir: Rabu, 30 September 2026Mulai dari sini
- Pilih salah satu produk di atas. Belum yakin? Mulai dari GSMaP NRT — cukup mutakhir (tertinggal ±4 jam) dan cukup andal untuk gambaran harian.
- Pada halaman produk, lihat peta: makin gelap warnanya, makin besar hujan hari itu. Klik kabupaten/kota mana pun untuk melihat angka rincinya.
- Gunakan pemilih tanggal untuk menengok 7 hari terakhir, dan tabel peringkat untuk melihat wilayah paling basah.
Istilah pada halaman ini
- mm/hari
- Tinggi genangan air hujan seandainya tidak meresap atau mengalir — 10 mm berarti setinggi 1 cm merata di seluruh wilayah itu dalam sehari.
- Hujan harian (07.00–07.00 WIB)
- Jumlah hujan sejak pukul 07.00 kemarin sampai 07.00 hari ini — konvensi yang sama dengan pengukuran penakar hujan di Indonesia.
- Rata-rata areal
- Satu angka per kabupaten/kota adalah rata-rata seluruh wilayahnya; hujan lokal di satu kecamatan bisa lebih tinggi dari angka ini.
- Satelit (GSMaP)
- Estimasi hujan dari satelit milik JAXA (Jepang) yang memindai Indonesia tiap jam — bukan pengukuran langsung di darat, sehingga berupa perkiraan terbaik, bukan angka mutlak.
Sumber dan pengolahan data
- Produsen data
JAXA Global Rainfall Watch (GSMaP), Earth Observation Research Center (EORC), JAXA
(laman resmi ↗)- Resolusi asal
- 0,1° × 0,1° (±11 km), resolusi temporal 1 jam.
- Zona waktu
- Seluruh waktu ditampilkan dalam WIB (UTC+07:00).
- Unduh data
- Berkas hujan satelit GSMaP jam-jaman yang menjadi dasar seluruh peta pada modul ini tersedia untuk diunduh dan dipakai ulang. Data merupakan hasil ekstraksi GSMaP yang dilakukan HESLab khusus untuk wilayah Indonesia dan disediakan dalam format NetCDF. Unduh data hujan satelit jam-jaman ↗
- Rujukan
- Kubota, T. et al. (2020). Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP) Products in the GPM Era. In: Satellite Precipitation Measurement, Springer.
Pengembang dan kontributor
- Pengembang
- Nurul Fajar Januriyadi, Ph.D.
- Kontributor
- Idham Riyando Moe, Ph.D. (idham.moe (at) gmail.com)
- Kontak
- nurul.fj@universitaspertamina.ac.id atau heslab.uper@gmail.com